Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Ahmad Dahlan English Proficiency Test (ADEPT) bagi mahasiswa PPG Calon Guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sekaligus pengukuran kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di era global.
Tes ADEPT diselenggarakan bekerja sama dengan Ahmad Dahlan Language Center (ADLC) UAD dan dilaksanakan dalam dua gelombang. Batch pertama berlangsung pada 5 Juni 2026, sedangkan batch kedua dijadwalkan pada 12 Juni 2026. Seluruh kegiatan dipusatkan di Laboratorium PPG, Laboratorium Terpadu Kampus IV UAD lantai 7.
Kepala Bidang Pengelolaan Pusat Bahasa UAD, Dr. Fauzia, M.Pd., menjelaskan bahwa ADEPT merupakan instrumen pengukuran kemampuan bahasa Inggris yang dikembangkan oleh ADLC UAD untuk memetakan kompetensi peserta secara komprehensif.
“ADEPT merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang dikembangkan oleh ADLC. Tes ini terdiri atas tiga bagian, yakni listening comprehension, structure, dan reading comprehension,” ujar Fauzia.
Menurut dia, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki calon guru. Selain mendukung penguasaan literatur internasional, keterampilan berbahasa Inggris juga membuka akses yang lebih luas terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan.
Pelaksanaan tes ini diikuti oleh 285 mahasiswa PPG Calon Guru yang tengah menempuh pendidikan profesi sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas akademik dan profesional mereka.

Ketua Program Studi PPG FKIP UAD, Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., menyampaikan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan kebutuhan yang semakin relevan bagi guru masa depan. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi serta mengakses sumber belajar global.
“Melalui pelaksanaan ADEPT, kami ingin memperoleh gambaran kemampuan bahasa Inggris mahasiswa sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Hal ini penting agar calon guru mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Trikinasih.
Ia menambahkan bahwa hasil tes nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program pengembangan kemampuan bahasa Inggris bagi mahasiswa PPG.
Penyelenggaraan ADEPT menjadi salah satu bentuk komitmen PPG FKIP UAD dalam menyiapkan calon guru yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing global. Dengan penguasaan bahasa Inggris yang baik, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan akademik, mengakses berbagai referensi internasional, serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan yang berkualitas di Indonesia.