Bidik Akreditasi Unggul, PPG UMG Benchmarking ke UAD

Yogyakarta — Pengelola Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG) melakukan benchmarking ke Program Studi PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jumat (13/08/ 2026). Kunjungan yang berlangsung di Kantor Prodi PPG UAD itu berfokus pada strategi penyusunan borang akreditasi.

Benchmarking dilakukan ketika UMG tengah mempersiapkan borang akreditasi PPG. Mereka ingin memastikan dokumen yang disusun tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi mampu mengantarkan program studi meraih predikat unggul.

Rombongan pengelola PPG UMG terdiri atas Yulanti S. Mooduto selaku koordinator, Pandi H. Binggo dari penjaminan mutu PPG, Yusraningsih Pongoliu selaku Kaprodi PGSD, serta Hendra S. Adiko yang menangani kerja sama.

Rombongan diterima Kaprodi PPG UAD, Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., bersama jajaran pengelola PPG UAD.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada pengalaman dan strategi pengelolaan dokumen akreditasi, khususnya bagaimana menyusun borang secara sistematis dengan dukungan data yang kuat.

Sekretaris Prodi PPG UAD, Dr. Agus Supriyanto, M.Pd., memberikan gambaran umum mengenai penyusunan borang akreditasi. Ia menjelaskan berbagai aspek yang perlu diperhatikan agar dokumen akreditasi mampu menggambarkan kinerja program studi secara utuh dan mendukung pencapaian peringkat unggul.

Menurut Agus, penyusunan borang membutuhkan keterpaduan antara data, narasi, bukti kinerja, serta sistem penjaminan mutu. Dokumen tidak cukup hanya menunjukkan aktivitas yang telah dilakukan, tetapi juga perlu memperlihatkan dampak dan keberlanjutan program.

Bagi UMG, benchmarking ke PPG UAD diharapkan dapat menjadi bekal dalam menyempurnakan dokumen akreditasi. Benchmarking ini menjadi ruang berbagi pengalaman antara dua perguruan tinggi Muhammadiyah. Selain membahas teknis penyusunan borang, pertemuan juga membuka peluang pertukaran praktik baik dalam pengelolaan PPG.

Akreditasi pada akhirnya bukan sekadar urusan dokumen. Ia menjadi cermin tata kelola, mutu pembelajaran, kinerja lulusan, serta komitmen program studi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Karena itu, penyusunan borang menjadi momentum bagi PPG UMG untuk memotret sekaligus memperkuat kualitas pengelolaannya.