PPL PPG UAD Berakhir, Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Pendidikan Nyata

Yogyakarta – Sebanyak 12 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SD Muhammadiyah Sapen 1 dan 2 Yogyakarta. Penarikan mahasiswa dilakukan pada Senin (11/05/2026) oleh Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si bersama Fariz Setiawan, M.Pd.

Pelaksanaan PPL berlangsung dalam dua siklus. Siklus pertama digelar pada 23 Februari hingga 7 Maret 2026, sedangkan siklus kedua berlangsung mulai 6 April sampai 9 Mei 2026.

Selama menjalani PPL, mahasiswa melaksanakan berbagai aktivitas akademik dan praktik pembelajaran di sekolah. Kegiatan diawali dengan telaah perangkat ajar, observasi proses pembelajaran dan asesmen di kelas, hingga merancang serta melaksanakan pembelajaran secara langsung dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan (DPL) dan guru pamong.

Dalam praktik terbimbing tersebut, mahasiswa juga mulai menerapkan konsep Pembelajaran Mendalam sebagai bagian dari penguatan kompetensi calon guru profesional.

Secara umum, pelaksanaan PPL dinilai berjalan baik dan sesuai arahan DPL maupun guru pamong. Mahasiswa dinilai mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta memahami praktik pembelajaran secara nyata.

Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si menyampaikan bahwa pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi calon guru di masa depan.

“PPL menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami praktik pendidikan secara langsung di sekolah. Kami berharap pengalaman ini mampu membentuk calon guru yang profesional, adaptif, dan mampu menerapkan pembelajaran mendalam sesuai kebutuhan peserta didik,” ujar Trikinasih.

Ia menambahkan, pengalaman langsung di sekolah juga membantu mahasiswa memahami dinamika pendidikan dan manajemen persekolahan secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Sapen 1 dan 2 Yogyakarta, Munirul Amin, S.Sos.I., M.Si., berpesan agar mahasiswa menjadikan pengalaman PPL sebagai bekal penting untuk memasuki dunia pendidikan.

“Kami berharap mahasiswa menjadikan aktivitas PPL ini sebagai bekal untuk menjadi guru masa depan. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memahami karakter siswa dan dinamika sekolah,” kata Munirul Amin.

Menurutnya, pengalaman praktik langsung di sekolah menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan pedagogik, komunikasi, serta kepemimpinan sebagai calon pendidik profesional.

Program PPL PPG UAD sendiri menjadi salah satu tahapan penting dalam menyiapkan calon guru yang tidak hanya memahami teori pembelajaran, tetapi juga memiliki pengalaman praktik nyata di lingkungan sekolah.