Sosialisasi Anti-Bullying Mahasiswa PPG UAD di SDN Widoro, Siswa Antusias Lewat Role-Play

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PPG PGSD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi pencegahan perundungan di SDN Widoro, Kota Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan Senin (21/4/2026) diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 5 bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.

Sosialisasi berlangsung pukul 09.30–10.30 WIB dengan menghadirkan dua pemateri, Aditya Ircham Syafrudin dan Anisa Kusuma Wardani. Keduanya merupakan mahasiswa Prodi PPG UAD yang menjalani Pengenalan Lapangan Persekolahan (PPL) di SDN Widoro. Materi yang disampaikan mencakup definisi perundungan, jenis-jenis bullying, dampak psikologis, serta langkah pencegahan yang disesuaikan dengan konteks siswa sekolah dasar.

Kegiatan diawali dengan permainan interaktif lempar bola untuk mengukur pemahaman awal siswa sekaligus mencairkan suasana. Siswa yang menangkap bola diminta menjawab pertanyaan seputar pengalaman melihat atau mengalami perundungan, serta membedakan antara bercanda dan tindakan bullying.

Pada sesi inti, pemateri menjelaskan empat jenis perundungan, yakni fisik, verbal, sosial, dan siber, dengan pendekatan visual dan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa.

Respons siswa yang semula pasif berubah menjadi lebih aktif saat sesi role-play dimulai. Dalam simulasi tersebut, ditampilkan tiga karakter: pelaku, korban, dan pembela yang berani menegur tindakan perundungan.

“Begitu tiga siswa mulai berakting, suasana langsung berubah. Mereka tertawa, tetapi juga terlihat memahami situasinya,” ujar Aditya.

Siswa SDN Widoro, Kota Yogyakarta antusias menyimak video anti perundungan (Dok. Tim PPL SDN Widoro)

Anisa menambahkan, metode role-play dipilih agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga merasakan langsung situasi yang terjadi. “Kami ingin siswa mampu melihat dari sudut pandang korban maupun pembela,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi anti-perundungan secara bersama-sama oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kepala SDN Widoro, Veronica Sri Haryati, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi anti-perundungan menjadi bentuk peringatan Hari Kartini yang relevan dengan kondisi pendidikan saat ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program PPL dalam rangkaian studi PPG PGSD UAD. Program tersebut mendorong mahasiswa calon guru untuk merancang dan melaksanakan kegiatan edukatif yang berdampak langsung di sekolah mitra.

Kontributor : Kelompok PPL SDN Widoro
Penulis : Aditya Ircham Syafrudin dan Anisa Kusuma Wardani
Editor : Tim Publikasi Prodi PPG