Penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda terus digencarkan melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Salah satunya dilakukan SD Negeri Sukoreno Kulon Progo melalui penyuluhan bertema “Pendidikan Karakter Anak Gen Z di Sekolah, Rumah, dan Masyarakat” pada Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB ini menghadirkan narasumber Dr. Agus Supriyanto, M.Pd., Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Guru Universitas Ahmad Dahlan. Sebanyak 56 siswa kelas 3 hingga 6 serta para guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Dalam pemaparannya, Agus menjelaskan bahwa anak-anak Generasi Z memiliki karakteristik khas yang dipengaruhi pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Karena itu, pendidikan karakter tidak bisa hanya bertumpu pada sekolah, melainkan harus dilakukan secara terpadu di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Sekolah berperan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Di rumah, orang tua menjadi teladan utama dalam pembentukan sikap dan moral anak. Sementara di masyarakat, anak belajar empati, toleransi, dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga mengajak siswa untuk membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, menjauhi perundungan (bullying), menghargai guru dan orang tua, serta membiasakan ucapan tolong dan terima kasih.
Menurutnya, karakter yang kuat menjadi fondasi penting bagi anak dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk di era digital yang terus berkembang.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa dan guru. Para peserta tampak aktif, terutama saat membahas contoh konkret penerapan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia.