Yogyakarta — Sebanyak 897 mahasiswa mengikuti Orientasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026 yang digelar Program Studi PPG FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara daring melalui Zoom Meeting, 8 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pelaksanaan PPG setelah proses lapor diri peserta yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026. Dari total peserta yang ditetapkan, sebanyak 897 mahasiswa telah melaksanakan lapor diri, sedangkan 50 mahasiswa tidak melakukan lapor diri.
Setelah proses administrasi tersebut, peserta melanjutkan aktivitas pembelajaran mandiri melalui Ruang GTK. Tahapan ini menjadi awal perjalanan akademik peserta dalam mengikuti rangkaian PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026.
Kepala Program Studi PPG FKIP UAD, Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., meminta seluruh mahasiswa mengikuti proses pembelajaran secara serius. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan setiap tugas dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu sesuai timeline yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG).
“Kerjakan tugas sebaik-baiknya dan tepat waktu sesuai timeline yang sudah ditetapkan,” ujar Trikinasih dalam kegiatan orientasi tersebut.
Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., mengingatkan mahasiswa bahwa perjalanan menjadi guru profesional membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan komitmen. Menurut dia, proses pendidikan tidak selalu mudah, sehingga peserta perlu tekun menjalani setiap tahapan.
“Sebagai mahasiswa atau murid dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan. Komitmen harus dibangun dengan ketekunan, kesabaran, dan keikhlasan,” kata Muchlas.
Ia juga mengingatkan para pengelola PPG untuk menjalankan tugas dengan penuh kegembiraan serta memuliakan mahasiswa. Menurut Muchlas, hubungan antara pengelola dan mahasiswa harus dibangun dalam semangat saling menghormati dan memuliakan.
“Buatlah akhir yang menyenangkan, dengan semua mahasiswa lulus,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, mengajak peserta memantapkan hati untuk menjalani profesi sebagai guru. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam melukiskan masa depan Indonesia.
“Guru melukiskan masa depan Indonesia dan melahirkan guru-guru profesional,” kata Nunuk.
Dalam orientasi tersebut, Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, M.Pd.Si., menjelaskan kebijakan serta alur pembelajaran PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026. Penjelasan ini diharapkan membantu mahasiswa memahami seluruh tahapan pembelajaran dan panduan yang harus diikuti.
Pengelola PPG UAD berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pendidikan dengan serius, memahami setiap panduan, serta menyelesaikan seluruh tahapan sesuai ketentuan. Dengan komitmen dan kedisiplinan peserta, target kelulusan 100 persen diharapkan dapat tercapai.