Bantul – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyelenggarakan pelatihan penyusunan e-portofolio menggunakan Google Sites dan Canva bagi 285 mahasiswa PPG Calon Guru Tahap 1 Tahun 2026. Kegiatan ini digelar sebagai upaya membekali mahasiswa dalam mendokumentasikan proses pembelajaran secara digital selama mengikuti pendidikan profesi guru.
Sekretaris Program Studi PPG menjelaskan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan e-portofolio yang digunakan pada praktik pengalaman lapangan terbimbing di semester berjalan.
“Pelatihan ini mendukung penyusunan e-portofolio mahasiswa yang menjadi bagian dari praktik pengalaman lapangan terbimbing. Melalui pelatihan ini mahasiswa diharapkan mampu menyusun portofolio digital secara sistematis sekaligus melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilalui,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pembelajaran dan pengembangan media digital. Para pemateri tersebut adalah Lovandri Dwanda Putra, M.Pd., M. Nasir Hafish, M.Kom., Arif Budi Prasetya, M.Pd., dan Januar Adam Prasetya, S.Pd.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada teknik penyusunan e-portofolio berbasis platform digital. Google Sites dimanfaatkan sebagai media publikasi portofolio, sementara Canva digunakan untuk mendukung desain visual agar tampilan portofolio lebih menarik dan informatif.
Sebanyak 285 mahasiswa PPG Calon Guru yang mengikuti pelatihan berasal dari enam bidang studi, yakni PGPAUD, PGSD, PPKN, Bimbingan Konseling (BK), Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dan Bahasa Indonesia.
Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bertahap sesuai dengan bidang studi masing-masing. Bidang PGPAUD melaksanakan pelatihan pada tanggal 27 Februari 2026, kemudian bidang PPKN pada tanggal 9 Maret 2026. Selanjutnya bidang Bahasa Indonesia dan APHP dijadwalkan pada tanggal 10 Maret 2026, sedangkan bidang PGSD dan BK akan mengikuti pelatihan pada tanggal 11 Maret 2026.
Sekretaris Prodi PPG menjelaskan bahwa e-portofolio yang disusun mahasiswa, khususnya E-Portfolio 1, bertujuan memberikan refleksi awal yang menjadi fondasi karakter calon guru.
E-portofolio tersebut memuat beberapa komponen utama yang harus dipublikasikan, yaitu profil mahasiswa, analisis artefak produk rencana dan perangkat pembelajaran, instrumen penilaian, serta model guru yang dituju.

Pada bagian profil mahasiswa, peserta diminta menuliskan narasi yang menggambarkan identitas diri, dimulai dari pengenalan nama dan keunikan daerah asal. Narasi kemudian dilanjutkan dengan cerita inspirasi serta tujuan menjadi guru profesional dan diakhiri dengan kutipan reflektif yang memperkuat profil sebagai calon pendidik.
Sementara itu, pada bagian analisis artefak produk rencana dan perangkat pembelajaran, mahasiswa diminta merefleksikan proses penyusunan perangkat pembelajaran yang telah dibuat. Analisis tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kendala yang dihadapi selama proses penyusunan, teori atau konsep pedagogi yang digunakan, faktor keberhasilan penerapan perangkat pembelajaran, hingga kemungkinan perubahan komponen pembelajaran jika diterapkan pada kondisi kelas yang berbeda.
Komponen berikutnya adalah instrumen penilaian, yang memuat hasil penilaian dari guru pamong terhadap rancangan perangkat pembelajaran serta praktik mengajar mahasiswa yang dilakukan selama tiga siklus pembelajaran.
Adapun bagian terakhir adalah model guru yang dituju, yaitu rancangan visi pribadi mahasiswa mengenai karakter dan kompetensi guru yang ingin dibangun dalam perjalanan menuju guru profesional.
Melalui pelatihan ini, Program Studi PPG berharap mahasiswa tidak hanya mampu menyusun e-portofolio secara teknis, tetapi juga mampu melakukan refleksi mendalam terhadap proses belajar dan praktik mengajar yang dijalani selama pendidikan profesi.
E-portofolio tersebut nantinya menjadi salah satu dokumentasi penting yang menggambarkan perkembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru profesional di masa depan.