Kolaborasi PPG FKIP UAD–SEA Teacher Cetak Juara di Berbagai Kompetisi Pembelajaran

Yogyakarta – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelombang 2 Tahun 2024 sukses menggelar kolaborasi internasional bersama mahasiswa Southeast Asian Teachers Project (SEA Teacher) dari Adamson University, Filipina. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Microteaching Kampus 4 UAD, Selasa (29/04/2025), dalam kegiatan Challenges and Solutions in Student Teachers’ Microteaching.

Kolaborasi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik pembelajaran lintas negara, tetapi juga dirancang dalam bentuk berbagai kompetisi pengembangan perangkat dan media pembelajaran. Sejumlah mahasiswa PPG FKIP UAD berhasil meraih prestasi membanggakan dalam delapan kategori lomba.

Pada kategori Microteaching Practice, Adinda Hapsari meraih Juara 2. Learning Assessment Competition dimenangkan Juara 3 oleh Ayu Intansari. Prestasi tertinggi diraih Aulia Putri Ardina sebagai Juara 1 pada Instructional Graphic Design, serta Indra Wisnu Palgunadi yang meraih Juara 1 Instructional Video Development Competition.

Sementara itu, Sherin Dinda Kirani meraih Juara 3 Lesson Plan Development Competition, Layinatus Sifa Juara 3 Instructional Teaching Aid Competition, Rizka Pratitis Juara 2 Canva-Based Learning Media Development Competition, dan Wiranda Dwi Lestari Juara 2 Inspirational Teaching Story Competition.

Kegiatan ini turut diisi pemaparan materi microteaching oleh Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., yang menekankan pentingnya model dan perangkat pembelajaran kontekstual. Antusiasme kolaborasi semakin terasa melalui sesi berbagi pengalaman oleh mahasiswa SEA Teacher, Nikita Seregin (Rusia) dan Jersey Spencer (Jepang), yang sebelumnya mengajar di SMKN 6 Yogyakarta.

Kepala Pusat Pengembangan Profesi Keguruan (PPPK) FKIP UAD, Fariz Setyawan, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis pertukaran praktik baik dan wawasan kebangsaan lintas negara. “Kolaborasi internasional ini diharapkan memperkuat kompetensi profesional calon guru serta memperkaya perspektif global dalam dunia pendidikan,” ujarnya.