537 Mahasiswa Ikuti Orientasi PPG UAD

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan orientasi akademik bagi mahasiswa PPG secara online Kamis (05/03/2026). Kegiatan diikuti 537 mahasiswa dari tiga bidang studi, yakni PGPAUD, PGSD, dan Bahasa Indonesia.

Dalam laporan yang disampaikan Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., tercatat sebanyak 537 peserta melakukan lapor diri dan seluruhnya mengikuti kegiatan orientasi akademik. Ia menjelaskan, beberapa calon peserta sebelumnya tidak melakukan lapor diri karena sejumlah alasan, seperti telah memasuki masa pensiun, bidang studi tidak linier dengan formasi yang dipanggil, serta tidak merespons saat dihubungi oleh admin.

Prof. Trikinasih juga menyampaikan bahwa pelaksanaan orientasi akademik tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya dilakukan di awal kegiatan, kali ini orientasi akademik dilaksanakan di tengah pelaksanaan pembelajaran mandiri.

Sementara itu, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. dalam sambutannya menegaskan bahwa proses perkuliahan PPG dilaksanakan secara fleksibel. Dikarenakan pembelajaran asinkron menggunakan Learning Management System (LMS). Menurutnya, para instruktur UAD merupakan tenaga profesional yang siap mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan dan lulus Uji Kompetensi Peserta PPG (UKPPPG).

Rektor juga mengingatkan para peserta untuk mampu melakukan multitasking, mengingat sebagian besar mahasiswa PPG merupakan guru aktif yang tetap menjalankan tugas sehari-hari di sekolah.

“Peserta perlu menyusun strategi dan penjadwalan yang terstruktur agar tugas pekerjaan dan pembelajaran di LMS dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program PPG merupakan bagian penting dalam meningkatkan martabat profesi guru. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, guru harus menjadi tenaga profesional yang dibuktikan melalui sertifikat pendidik yang diperoleh dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Profesionalisme tersebut tercermin dari penguasaan empat kompetensi utama guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Profesionalisme ini akan dievaluasi melalui berbagai penilaian baik oleh perguruan tinggi maupun negara.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pesan dari Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia mengajak para guru untuk turut menyukseskan program Nawacita Presiden, khususnya dalam memperkuat sumber daya manusia melalui pendidikan dan teknologi.

Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa sehingga mampu mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik.

“Guru memiliki kekuatan besar dalam melukiskan masa depan Indonesia,” pesan Prof. Nunuk.

Sementara itu, Dekan FKIP UAD Muhammad Sayuti, M.Ed., Ph.D menegaskan bahwa guru harus terus belajar. Hal ini karena dunia pendidikan terus berubah dengan sangat cepat. Guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia juga mengingatkan agar para mahasiswa PPG meluruskan niat dalam menjalani pendidikan ini sebagai bagian dari ibadah. “Agar dapat menghadapi perubahan diperlukan sikap open minded,”ujarnya.

Kegiatan orientasi akademik ditutup dengan paparan Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, M.Pd.Si, yang menjelaskan kebijakan terbaru program PPG. Prof. Dian memberikan penguatan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat lulus UKPPPG.